|
featuring 200,000+ song lyrics and 15,000+ artists
|
|
|
Ambil Ambillah lyricsby Ahli Fiqir
Di Ruang Ruang Kota
Di Celah Celah Pinggir Desa Di Dalam Banglo Bilik Istana Kamar Si Ombak Resah Di Dalam Petak Teratak Usang Si Rumah Sewa Di Dalam Di Mana Saja Di Situlah Bermula Kisah Ambila Di Ruang-Ruang Hotel Mewah Berbintang Lima Di Dalam Bilik-Bilik Kecil Ke Motel-Motel Berharga Murah Di Dalam Hamparan Bendang , Ladang Dan Sawah Di Dalam Taman Tasik Segala Bermula Kisah Ambila Di Dalam Semak Belukar Kereta Usang Atau Mobil Mewah Embun Menjadi Fikah Remaja Ini Saling Berlingkar Darah Merpati Dua Sejoli Memadu Kasih Perit Pedih Rintih Nikmat Keluh Kesah Jadi Derita Ambila Dari Setitis Air Mengalir Menjadi Seketul Darah Dari Seketul Darah Menjadi Segumpal Daging Merah Berdegup Jantungnya Bernadi Bernyawa Sayang Hanya Dibuat Seumpama Semurah Sebutir Sampah Tangisan Mengisi Dunia Siapa Mamanya Siapa Papanya Siapa Yang Empunya Jangan Ditanya Siapa Papa Dan Siapa Mamanya Lagi Dia Hanyalah Bayi Merah Hanya Bayi Merah Yang Wujud Dari Rahim Seorang Wanita Yang Tidak Dan Belum Mengerti Apa Apa Ambila Ingin Segera Aku Dengarkan Azan Ditelinga Tika Matamu Pejam Ingin Segera Aku Kenalkanmu Pada Dunia Saat Tika Matamu Jaga Ambila Adakah Kau Bisa Menghadapi Semesta Yang Menanti Dengan Sejumlah Sejuta Taring Yang Berbisa Senda Tawa Hilai Dunia Usahlah Kau Kecewa Berputus Asa Ambila Inginku Melihat Dikau Mendaki Puncak Bukit Menara Tinggi Menghirup Api Hidup Memeluk Sari Inti Rumah Dunia Memeluk Alam Semesta Ambila Inginku Lihat Kau Dewasa Merangkak Bertatih Jatuh Bangkit Bangun Semula Berlari Ke Kaki Pelangi Mengejar Mimpi Melewati Samudera Dengan Sayap Irama Sesekali Gendonglah Dia Ajaklah Dia Bicara Sewaktu-waktu Timanglah Dia Dan Buat Dia Ketawa Kerana Dia Juga Seperti Anak Kecil Yang Lain Tulislah Luka Ambila Tulislah Di Dinding-Dinding Rumah Tulislah Di Kaca-Kaca Pada Setiap Wajah Yang Kau Jumpa Kalimah Yang Kau Kutip Dari Butir Sejarah Tulislah Duka Ambila Tulislah Betapa Hari-Hari Yang Kau Lalui Betapa Kau Sunyi Sepi Dinginnya Sedingin Salji Walau Berdirimu Di Panas Terik Mentari Tulislah Rindu Ambila Tulislah Atas Pasir Dan Tanah Tulislah Dengan Jari Jemari Yang Tidak Pernah Merasa Nikmat Sentuhan Papa Dan Mama Tulislah Tulislah Tulislah Ambila Agar Dapat Kukhabarkan Pada Semua Tidak Akan Lahir Sejuta Janin Tak Berdosa Seorang Lagi Ambila Dan Pabila Tangisnya Pertama Kali Mengisi Dunia Nyaring Daring Memecah Suasana Menyilu Sudut Gelita Di Dalam Dingin Pagi Begini Embun Menjadi Saksi Mentari Penuh Bersegi Situbuh Kecil Menggigil Sungguh Comel Memanggil From: Akim |
|